Mencekam di Sopura! Sekelompok Orang Diduga Bersenjata Tajam Hadang Pengendara, Warga Minta Polisi Bertindak Cepat
Konggainfo.com, - Kolaka - Suasana mencekam dilaporkan terjadi di Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Sejumlah orang diduga melakukan aksi penghadangan terhadap pengguna jalan hingga membuat warga dan pengendara merasa resah, Senin (22/06/2026).
Aksi tersebut terjadi di ruas Jalan Raya Desa Sopura. Sejumlah pengendara yang melintas mengaku khawatir lantaran sekelompok orang diduga menghadang kendaraan secara tiba-tiba. Bahkan, beberapa orang disebut terlihat membawa senjata tajam saat berada di lokasi.
Salah seorang warga yang menjadi sumber informasi menyebutkan, kondisi jalan sempat dikuasai oleh kelompok tersebut sehingga pengguna jalan kesulitan melintas dengan aman.
“Beberapa orang melakukan penghadangan terhadap kendaraan yang lewat. Ada kendaraan yang diduga mengalami kerusakan akibat kejadian itu,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Dalam kejadian tersebut, satu unit kendaraan dilaporkan menjadi korban pengrusakan. Mobil tersebut mengalami kerusakan pada bagian kaca belakang yang diduga akibat aksi anarkis di lokasi.
Kondisi ini memicu keresahan masyarakat, sebab aksi penghadangan dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan yang tidak mengetahui persoalan yang terjadi.
Warga berharap aparat kepolisian segera turun tangan melakukan pengamanan dan menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat.
“Kami berharap polisi segera mengambil langkah tegas agar situasi tidak semakin meluas dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” ujar seorang warga.
Hingga kini, belum diketahui pasti motif aksi penghadangan tersebut. Dugaan keterlibatan sejumlah orang yang membawa senjata tajam masih dalam penelusuran.
Masyarakat meminta aparat segera melakukan penyelidikan, pengamanan, serta penegakan hukum untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pomalaa.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun perkembangan penanganan kasus tersebut.
(***)





Tidak ada komentar