Wakapolri Resmikan Jembatan Dhira Brata di Kolaka, Akses Warga Kini Lebih Aman dan Lancar
Konggainfo.com – Kolaka – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Dedi Prasetyo meresmikan Jembatan Dhira Brata Satu yang terletak di jalur poros Kolaka–Kendari, Kelurahan Sabilambo, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (21/04/2026).
Peresmian ini turut dihadiri Kapolda Sulawesi Tenggara, Gubernur Sulawesi Tenggara, Bupati Kolaka, Bupati Konawe, Bupati Kolaka Timur, Wakil Bupati Buton Tengah, serta pimpinan DPRD Provinsi dan Kabupaten Kolaka.
Kapolda Sulawesi Tenggara, Didik Agung Widjanarko, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Dhira Brata dilatarbelakangi kebutuhan mendesak masyarakat akan akses penyeberangan yang aman dan layak.
Selama ini, warga terpaksa menggunakan jembatan bambu darurat saat terjadi luapan air sungai, yang berisiko tinggi terhadap keselamatan, terutama bagi anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah.
“Pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia serta perintah Kapolri dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Jembatan sepanjang 30 meter ini menghubungkan Kelurahan 19 November dan Kelurahan Sabilambo. Secara teknis, jembatan tersebut merupakan jembatan gantung asimetris dengan lebar 1,2 meter dan kapasitas beban hingga 1,5 ton, yang diperuntukkan bagi pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor.
Lebih lanjut, Kapolda mengungkapkan bahwa usulan pembangunan jembatan ini telah disampaikan sejak tahun 2013 oleh warga setempat, sehingga kehadirannya menjadi wujud nyata dari harapan masyarakat yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.
Pembangunan jembatan ini juga merupakan hasil sinergi antara Polda Sulawesi Tenggara dan dunia usaha melalui dukungan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan di wilayah Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, Wakapolri Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Dhira Brata merupakan bagian dari komitmen negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa selain peresmian jembatan ini, pihaknya turut meresmikan pembangunan tiga markas komando satuan Brimob Polda Sultra, penyerahan kunci perumahan subsidi bagi pegawai negeri Polri, serta peresmian Tugu Brimob.
“Program perumahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam penyediaan tiga juta rumah. Tidak hanya untuk anggota Polri, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wakapolri menyebutkan bahwa sebanyak 15 jembatan lainnya juga akan segera diresmikan sebagai bentuk kontribusi nyata Polri dalam pembangunan infrastruktur di daerah.
Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat.
“Indonesia adalah negara yang luas, sehingga diperlukan kebersamaan, persatuan, dan kerja sama semua pihak dalam membangun negeri ini,” tutupnya.
(Zikin)






Tidak ada komentar