PT Vale Pomalaa Gencarkan PHBS di Wilayah Pertambangan, Edukasi TBC Disambut Antusias Warga Totobo
Konggainfo.com – Kolaka – Komitmen mendorong kesehatan masyarakat terus ditunjukkan PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa. Kali ini, perusahaan kembali menggelar kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dipadukan dengan edukasi pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program sosial lingkungan perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah menekan penyebaran TBC yang masih menjadi salah satu penyakit menular berbahaya di Indonesia.
Sr. Occupational Health dan Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam promosi kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, upaya pemberantasan TBC tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai elemen terkecil dalam negara.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami pentingnya PHBS, tetapi juga mampu menyebarluaskan pengetahuan tersebut sehingga dapat menekan risiko penularan TBC, khususnya di Kolaka,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, meskipun kasus TBC di Desa Totobo tergolong tidak tinggi, namun mobilitas masyarakat yang cukup tinggi dari berbagai wilayah seperti Kelurahan Dawi-Dawi dan Kecamatan Pomalaa tetap berpotensi meningkatkan risiko penularan.
“Dalam tiga bulan terakhir, angka kasus TBC belum menunjukkan penurunan drastis. Namun, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri meningkat. Ini hal positif karena kasus yang sebelumnya tersembunyi kini mulai terdeteksi dan bisa segera ditangani,” jelasnya.
Aditya menambahkan, kegiatan PHBS yang dilaksanakan PT Vale telah menjangkau empat desa dengan tema yang berbeda-beda, disesuaikan dengan kondisi dan risiko kesehatan di masing-masing wilayah.
Antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini pun terlihat tinggi. Ruangan kegiatan dipadati warga, terutama ibu-ibu dan anak-anak yang aktif mengikuti penyuluhan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Armayanti, mengapresiasi kontribusi PT Vale dalam mendorong terciptanya masyarakat sehat melalui pemenuhan 10 indikator PHBS.
“Meskipun kita berada di wilayah sekitar pertambangan, hidup sehat tetap bisa diwujudkan. Saat ini petugas kami juga melakukan sistem jemput bola karena penularan TBC sangat cepat, baik melalui percikan batuk maupun penggunaan alat makan bersama,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala, mengingat layanan pengobatan TBC telah disediakan pemerintah secara gratis.
Selain itu, dr. Armayanti menekankan pentingnya penerapan kawasan tanpa rokok, terutama di lingkungan rumah yang terdapat bayi dan anak-anak, guna mencegah risiko gangguan kesehatan yang lebih luas.
Melalui sinergi antara perusahaan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan TBC di Kabupaten Kolaka dapat berjalan lebih optimal menuju target eliminasi tahun 2030.
(red)







Tidak ada komentar