Pemkab Kolaka Perkuat Transformasi Digital, Sekda: Bukan Sekadar Aplikasi
Konggainfo.com - Kolaka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Upaya tersebut ditegaskan melalui Forum Koordinasi Pemerintah Digital yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kolaka di Aula Sasana Praja, Selasa (6/10/2026).
Forum tersebut dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka, Akbar, S.Sos., M.M., dan menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah sekaligus menyamakan persepsi dalam mewujudkan pemerintahan digital yang terarah, terpadu, aman, efektif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Akbar menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan bagi pemerintah daerah. Pemanfaatan teknologi harus mampu membawa perubahan nyata terhadap tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
«“Pemerintah digital tidak dapat dimaknai hanya sebagai penggunaan aplikasi atau pemanfaatan teknologi. Pemerintah digital harus mampu mengubah cara pemerintah bekerja menjadi lebih terintegrasi, lebih efektif, lebih cepat, dan lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya.»
Menurut Akbar, keberhasilan transformasi digital tidak dapat dibebankan hanya kepada satu perangkat daerah. Diperlukan kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari pengembangan aplikasi, pengelolaan data, penyelenggaraan layanan, pembangunan infrastruktur, penguatan keamanan hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Pemkab Kolaka sendiri telah menyusun Arsitektur dan Peta Rencana Pemerintah Digital Kabupaten Kolaka Tahun 2025–2030 sebagai pijakan dalam mengarahkan pelaksanaan transformasi digital di daerah.
Akbar juga meminta agar hasil evaluasi pemerintah digital tahun 2026 tidak hanya dipandang sebagai angka penilaian. Hasil tersebut, kata dia, harus menjadi bahan refleksi untuk melihat sejauh mana kesiapan dan kematangan transformasi digital di Kabupaten Kolaka.
“Untuk itu, saya meminta kepada seluruh perangkat daerah agar mulai menempatkan pemerintah digital sebagai bagian dari perencanaan dan pelaksanaan tugas masing-masing, termasuk dalam penyusunan program, kegiatan, kebutuhan sumber daya, pengembangan kompetensi, serta pengelolaan layanan dan data,” ujarnya.
Forum tersebut turut menghadirkan Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D., ahli tata kelola teknologi informasi yang juga menjadi bagian dari tim penyusunan kebijakan nasional pemerintah digital.
Kehadiran Tony diharapkan dapat memberikan penguatan wawasan kepada jajaran Pemkab Kolaka mengenai arah dan strategi transformasi digital pemerintahan, termasuk bagaimana membangun sistem pemerintahan yang lebih terintegrasi.
Melalui forum ini, perangkat daerah juga didorong untuk tidak lagi berjalan sendiri-sendiri dalam mengembangkan sistem maupun layanan digital. Berbagai pengalaman, kendala dan solusi diharapkan dapat dibagikan sehingga persoalan yang dihadapi satu perangkat daerah dapat menjadi pembelajaran bagi perangkat daerah lainnya.
Sekda Kolaka pun menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kabupaten Kolaka dan seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan digital.
“Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan teknologi, tetapi membangun cara kerja pemerintahan yang lebih terintegrasi, efektif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Kolaka,” tutupnya.
(red)


Tidak ada komentar