PT Vale Gerak Cepat Bantu Korban Banjir di Pomalaa, Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak
Konggainfo.com - Kolaka - PT Vale Indonesia IGP Pomalaa menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga di Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Jumat (22/05/2026).
Penyaluran bantuan dipusatkan di Kantor Desa Totobo dan menyasar 20 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
External Relation PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Febrianto Raharjo mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung penanggulangan bencana di wilayah sekitar operasional perusahaan.
“Kita melihat beberapa waktu lalu intensitas curah hujan sangat tinggi sehingga sejumlah wilayah di Kecamatan Pomalaa mengalami banjir. Ini menjadi tanggap darurat kami. Kami langsung mendatangkan alat untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga dan hari ini kami menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk komitmen perusahaan,” ujar Febrianto.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, kopi, teh, dan bahan pokok lainnya.
“Khusus di Desa Totobo ada 20 paket untuk 20 keluarga terdampak. Insya Allah besok kami akan melanjutkan penyaluran bantuan di Desa Huko-Huko dan Pesouha,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Pomalaa Berry Harlan Rais mengapresiasi langkah cepat PT Vale yang dinilai terus menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah konsesi perusahaan.
“Alhamdulillah di hari Jumat yang penuh berkah ini, PT Vale kembali menunjukkan komitmennya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir. Kami dari pemerintah Kecamatan Pomalaa dan Pemerintah Desa Totobo mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dedikasi PT Vale,” katanya.
Berry menyebut, selain Desa Totobo, masih terdapat sejumlah desa lain yang terdampak banjir, di antaranya Desa Huko-Huko, Pesouha, dan Pelambua.
“Di Desa Pesouha bahkan ada bantuan rumah untuk warga yang tidak memiliki rumah. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara perusahaan dan pemerintah,” ungkapnya.
Ia berharap, ke depan kerja sama antara pemerintah dan PT Vale dapat terus diperkuat, termasuk dalam peningkatan kapasitas infrastruktur guna meminimalisasi dampak bencana di Kecamatan Pomalaa.
Berdasarkan data pemerintah kecamatan, jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Pomalaa mencapai hampir 100 Kepala Keluarga, terdiri dari sekitar 19 KK di Desa Pesouha, 20 KK di Desa Totobo, 16 KK di Desa Huko-Huko, dan hampir 20 KK di Desa Pelambua.
Kepala Desa Totobo, Nirwani, turut menyampaikan apresiasi atas respons cepat PT Vale dalam membantu masyarakat pascabanjir.
“Kami dari pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada PT Vale yang sangat cepat merespons kondisi masyarakat. Warga sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan,” tuturnya.
(***)







Tidak ada komentar