Musrenbang RKPD 2027 Digelar di Kolaka, Gubernur Sultra Tekankan Sinergi Pusat-Daerah dan Pembangunan Inklusif
Konggainfo.com - Kolaka - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Kabupaten Kolaka sebagai forum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Sutan Raja Kolaka, Selasa (05/05/2026).
Musrenbang diawali dengan arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia serta Menteri PPN/Kepala Bappenas yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta optimalisasi pemanfaatan anggaran agar tepat sasaran, efektif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Gubernur Sultra Hugua, Inspektur Jenderal Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya yang mengikuti secara daring, serta perwakilan Bappenas Eka Chandra Buana. Selain itu, hadir pula anggota DPR RI dan DPD RI dapil Sultra, 17 kepala daerah se-Sulawesi Tenggara, pimpinan instansi vertikal, serta BUMD.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan capaian indikator makro pembangunan Sulawesi Tenggara yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Sultra tahun 2025 tercatat sebesar 5,70 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,11 persen.
“Tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan dari 10,63 persen pada 2024 menjadi 10,14 persen pada 2025, meskipun masih di atas rata-rata nasional,” ungkapnya.
Selain itu, Gini Rasio Sultra menunjukkan perbaikan dengan tingkat ketimpangan yang menurun. Tingkat pengangguran terbuka per Februari 2026 tercatat sebesar 3,33 persen, menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai salah satu daerah dengan tingkat pengangguran terendah secara nasional. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 74,25 atau masuk kategori tinggi.
Gubernur juga mengapresiasi daerah dengan kinerja terbaik, khususnya capaian IPM di atas 80 oleh Kota Kendari dan Kota Baubau. Ia turut mendorong pemerataan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan penghargaan kepada kabupaten/kota atas kinerja percepatan penurunan stunting. Kabupaten Kolaka berhasil meraih peringkat terbaik pertama, disusul Kabupaten Konawe di posisi kedua dan Kota Baubau di posisi ketiga.
Musrenbang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama terhadap hasil perencanaan pembangunan RKPD Tahun 2027, serta diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh kepala daerah se-Sulawesi Tenggara.
Usai kegiatan, Gubernur bersama para kepala daerah meninjau stand UMKM dan Dekranasda Kabupaten Kolaka sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan dan produk unggulan daerah.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan terbangun sinergi kuat antar pemangku kepentingan guna mendorong pembangunan Sulawesi Tenggara yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.
(***)







Tidak ada komentar