2.057 Jiwa dan 586 Rumah Terdampak, Banjir Terjang Empat Kecamatan di Kolaka
Konggainfo.com - Kolaka - Banjir akibat curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (11/05/2026), berdampak besar terhadap ribuan warga di empat kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka mencatat sebanyak 2.057 jiwa dan 586 unit rumah terdampak akibat meluapnya sejumlah sungai di wilayah tersebut.
Kepala BPBD Kolaka, Muh. Haerul Efendy mengatakan, banjir dipicu intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kecamatan Latambaga, Kolaka, Pomalaa, dan Samaturu.
“Kami telah melakukan asesmen dan validasi data bersama pemerintah setempat di beberapa kecamatan terdampak. Fokus utama kami saat ini adalah evakuasi dan pembersihan lokasi,” ujarnya.
Di Kecamatan Latambaga, banjir merendam dua kelurahan. Kelurahan Sakuli tercatat sebanyak 71 KK atau 282 jiwa terdampak dengan 71 unit rumah terendam. Sementara di Kelurahan Mangolo, sebanyak 232 KK atau 764 jiwa terdampak dan 232 rumah terendam banjir.
Tak hanya pemukiman warga, banjir juga merendam sekitar 10 hektare sawah di wilayah tersebut. Selain itu, tujuh fasilitas pendidikan ikut terdampak, terdiri dari empat TK, dua SD, dan satu SMP. Kerusakan juga terjadi pada talud penahan jalan sepanjang 50 meter.
Sementara di Kecamatan Kolaka, banjir merendam 21 unit rumah di Kelurahan Watuliandu dengan total 84 jiwa terdampak.
Di Kecamatan Pomalaa, banjir terjadi di Desa Totobo dan Desa Pelambua. Di Desa Totobo, sebanyak 16 rumah dan 66 jiwa terdampak serta tujuh hektare sawah terendam. Sedangkan di Desa Pelambua, tercatat 21 rumah terendam dengan 96 jiwa terdampak dan lima hektare sawah mengalami kerusakan.
Kondisi cukup parah juga terjadi di Kecamatan Samaturu yang meliputi empat desa terdampak. Desa Latuo mencatat 240 jiwa dan 75 rumah terdampak banjir serta tiga sekolah ikut terendam. Desa Ulu Konaweha terdapat 159 jiwa dan 35 rumah terdampak.
Kemudian di Desa Wowa Tamboli, sebanyak 21 jiwa terdampak dengan satu hektare sawah dan sembilan hektare kebun terendam banjir. Sementara di Desa Konaweha, sebanyak 115 rumah dengan total 345 jiwa terdampak serta 3,5 hektare tambak ikut terendam.
Selain banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka. Satu unit rumah terdampak longsor dengan total lima jiwa terkena dampak.
BPBD Kolaka bersama Dinas Sosial saat ini mulai menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan air bersih kepada warga terdampak yang telah terdata.
Muh. Haerul Efendy juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.
“Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk selalu waspada. Kami mengkhawatirkan adanya banjir susulan jika curah hujan ekstrem kembali terjadi dalam waktu dekat,” jelasnya.





Tidak ada komentar