Viral dan Dramatis! Remaja Panjat Tower di Kolaka Berhasil Dievakuasi Setelah Negosiasi 1 Jam
Konggainfo.com - Kolaka - Aksi nekat seorang remaja yang memanjat tower telekomunikasi di depan Gelanggang Olahraga (GOR) Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, mendadak viral dan mengagetkan warga, Minggu (12/4/2026) malam.
Peristiwa yang sempat membuat panik masyarakat itu langsung mendapat respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka. Kepala BPBD Kolaka, Muh Haerul Effendy, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 18.15 WITA.
“Setelah mendapat laporan, kami langsung menerjunkan tim evakuasi ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan,” ujarnya.
Remaja tersebut diketahui Berinisial A (17), yang nekat memanjat tower Indosat setinggi puluhan meter. Tim gabungan pun segera berkoordinasi untuk melakukan upaya penyelamatan secara persuasif.
Proses evakuasi berlangsung dramatis dan menegangkan. Petugas harus melakukan negosiasi selama kurang lebih satu jam untuk membujuk korban agar mau turun dengan selamat.
Upaya tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk keluarga dan rekan pelaku. Salah satu rekannya, Firman, turut membantu membujuk hingga akhirnya A bersedia mengakhiri aksinya.
“Sekitar pukul 19.15 WITA, setelah negosiasi yang cukup panjang, pelaku akhirnya turun dalam kondisi selamat tanpa cedera,” jelas Haerul.
Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil sinergi berbagai unsur, mulai dari personel BPBD, Basarnas, TNI-Polri, hingga dukungan dari Batalyon 898 (Batalyon Taawu) serta warga sekitar yang turut membantu di lokasi kejadian.
Meski demikian, motif di balik aksi nekat tersebut hingga kini masih menjadi misteri. Pihak kepolisian dari Polres Kolaka masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
“Pelaku sudah diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Setelah proses evakuasi selesai, situasi di sekitar lokasi tower dilaporkan telah kembali kondusif. Warga yang sebelumnya memadati area pun berangsur membubarkan diri, meski kejadian ini masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
(red)






Tidak ada komentar