Musrenbang Kolaka 2026 Digelar, Bupati Amri Tegaskan Komitmen Investasi Tanpa Pungli dan Prioritas SDM Lokal
Konggainfo.com - Kolaka - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kolaka menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di salah satu hotel di Kolaka, Kamis (09/04/2026), dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga unsur daerah.
Bupati Kolaka, Amri, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Ia menyebut, pembangunan daerah harus sejalan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) serta program pemerintah provinsi, yang kemudian diharmonisasikan dengan potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Kolaka.
Menurutnya, salah satu fokus kebijakan wilayah adalah pengembangan sektor industri pertambangan yang didukung dengan kemudahan investasi. Bupati memastikan pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan cepat dan transparan bagi para investor.
“Kalau hanya membutuhkan persetujuan di tingkat daerah, saya pastikan dua hari selesai. Jika lintas sektor dan kementerian, maksimal satu minggu. Dan yang paling penting, tanpa pungutan yang tidak memiliki dasar aturan,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal. Ia mengakui masih adanya keluhan masyarakat terkait minimnya penyerapan tenaga kerja daerah oleh perusahaan, sehingga hal ini menjadi perhatian serius pemerintah.
Selain sektor pertambangan, Kolaka juga memiliki potensi besar di bidang perikanan dan pertanian dalam arti luas. Dengan kekayaan sumber daya alam berupa gunung, daratan, dan laut, Bupati optimistis Kolaka mampu berkembang lebih maju.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pembangunan harus berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk terus menekan angka kemiskinan melalui berbagai program strategis.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah program unggulan, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, keagamaan, dan budaya. Di antaranya program pembiayaan operasional rumah ibadah serta program “satu desa dua penghafal Al-Qur’an” yang saat ini terus berjalan dan ditargetkan menjangkau seluruh desa dan kelurahan.
“Pengelolaan sumber daya alam harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia. Kita tidak ingin lagi ada alasan tenaga kerja lokal tidak memiliki keterampilan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si., GRCE, memberikan apresiasi atas capaian pembangunan Kabupaten Kolaka yang dinilai merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak.
Ia menekankan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses pembangunan, yang harus dilanjutkan dengan penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban secara berkesinambungan.
“Perencanaan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran. Semua proses, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban, harus berjalan secara terstruktur,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fatoni juga mengingatkan bahwa kepala daerah memiliki kewenangan penuh dalam pengelolaan keuangan daerah, termasuk mengambil langkah strategis dalam kondisi darurat sesuai regulasi yang berlaku.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan seluruh program pembangunan Kabupaten Kolaka ke depan semakin terarah, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(red)







Tidak ada komentar