Breaking News

Bupati Kolaka Launching dan Teken Dua MoU Program SPPG Kolaka Lamokato

 


Konggainfo.com - Kolaka - Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si, secara resmi melakukan launching sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Program SPPG Kolaka Lamokato 02 dan 03, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga masyarakat, Kamis (05/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kolaka menandatangani MoU SPPG Kolaka Lamokato 03 bersama Yayasan Muda Buyar Giyat. Selain itu, turut dilakukan launching dan penandatanganan MoU SPPG Kolaka Lamokato 02 bersama Yayasan Kurnia Indah Sejahtera.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan berbagai program sosial kemasyarakatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Kolaka, khususnya di wilayah Lamokato dan sekitarnya.

Bupati Kolaka menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat serta memperkuat peran lembaga sosial dalam pembangunan daerah,” ujar Amri.


Ia juga berharap kerja sama yang terjalin melalui program SPPG ini dapat berjalan secara optimal serta mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurutnya, setiap dapur SPPG mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja yang sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar, terutama ibu rumah tangga dan kalangan pemuda.

Jika seluruh rencana pembangunan dapur SPPG di Kolaka terealisasi, yakni sebanyak 37 unit, maka diperkirakan sekitar 1.850 warga lokal akan terserap sebagai tenaga kerja.

“Saat ini sudah ada 18 dapur SPPG yang beroperasi di Kolaka. Artinya kurang lebih 900 masyarakat kita sudah terlibat sebagai tenaga kerja relawan. Ini menunjukkan efek domino program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Amri.


Lebih jauh, Amri menilai program MBG bukan sekadar memberikan makanan gratis, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. program tersebut berperan penting dalam membentuk generasi masa depan yang sehat sekaligus menekan angka stunting di daerah.

“Substansi program ini adalah membangun generasi penerus yang sehat dan berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kolaka, Nurul Amalia Fikrah, mengungkapkan bahwa hingga saat ini program MBG telah menjangkau 43.347 penerima manfaat di Kolaka.

"Penerima manfaat tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. program ini juga menyasar kelompok ibu hamil dan ibu menyusui." ujarnya

Ia juga mengatakan, Dengan beroperasinya dapur SPPG Lamokato yang dikelola Yayasan Kurnia Indah Sejahtera, jumlah dapur MBG yang aktif di Kabupaten Kolaka kini mencapai 18 unit.

"Dapur-dapur tersebut tersebar di 10 kecamatan, yakni Iwoimendaa, Wolo, Samaturu, Latambaga, Kolaka, Wundulako, Baula, Pomalaa, Tanggetada, dan Watubangga.
Sementara pembangunan dapur di Kecamatan Toari dan Polinggona masih dalam tahap persiapan,"ujarnay

Peresmian dapur SPPG Lamokato turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Bappeda Kolaka Arifin Jamal, Kepala BKPSDM Ramli Sima, Kepala Dinas Kesehatan Sri Raoda Buna, serta sejumlah kepala OPD lainnya.

Kegiatan launching dan penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri oleh perwakilan yayasan, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan yang mendukung pelaksanaan program tersebut. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat implementasi program sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kolaka. (red)

Tidak ada komentar